UM Metro Adakan Pendampingan Proposal P2MW 2026, Siapkan Mahasiswa Tembus Nasional

UM Metro Adakan Pendampingan Proposal P2MW 2026, Siapkan Mahasiswa Tembus Nasional

Metro — Universitas Muhammadiyah Metro (UM Metro) kembali menunjukkan komitmennya dalam mengembangkan jiwa kewirausahaan mahasiswa melalui kegiatan Review, Pendampingan, dan Klinik Proposal Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahun 2026. Kegiatan ini menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan mahasiswa agar mampu bersaing di tingkat nasional sekaligus membentuk wirausaha muda yang inovatif, mandiri, dan berdaya saing.

Program P2MW merupakan salah satu program unggulan dalam mendorong tumbuhnya ekosistem kewirausahaan di perguruan tinggi. Di UM Metro, program ini dilaksanakan secara terstruktur, mulai dari seleksi internal, pembinaan, hingga pendampingan intensif bagi mahasiswa.

Tahapan kegiatan diawali dengan proses penyusunan dan pengumpulan proposal yang berlangsung pada 20 Februari hingga 31 Maret 2026. Antusiasme mahasiswa terlihat dari beragamnya ide bisnis yang diajukan, mencakup bidang makanan dan minuman, industri kreatif, jasa dan pariwisata, manufaktur dan teknologi terapan, bisnis digital, hingga budidaya.

Selanjutnya, proses penilaian proposal dilaksanakan pada 1–2 April 2026 oleh tim reviewer internal yang terdiri dari dosen berpengalaman di bidang kewirausahaan. Penilaian dilakukan secara komprehensif dengan mempertimbangkan aspek inovasi, kelayakan usaha, potensi pasar, serta keberlanjutan bisnis. Hasil seleksi diumumkan pada 2 April 2026, dengan sejumlah tim terbaik dinyatakan lolos ke tahap pendampingan lanjutan.

Sebagai upaya meningkatkan kualitas proposal, UM Metro menyelenggarakan pendampingan finalisasi proposal dan pembuatan akun P2MW pada 5 April 2026 di Ruang 1.5 Buya Hamka, Kampus 1. Kegiatan ini menjadi momentum penting bagi mahasiswa untuk menyempurnakan proposal secara lebih mendalam, mulai dari penguatan latar belakang usaha, analisis pasar, strategi pemasaran, hingga perencanaan keuangan.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan pendampingan upload proposal pada 7 April 2026 di Aula Gedung AR Fachrudin. Dalam kegiatan ini, mahasiswa tidak hanya mendapatkan arahan teknis, tetapi juga masukan konstruktif dari dosen pembimbing guna menyempurnakan proposal agar lebih kompetitif.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan UM Metro, Dr. Ir. Eva Rolia, S.T., M.T., M.KM., menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan bagian dari upaya kampus dalam mencetak lulusan yang unggul tidak hanya secara akademik, tetapi juga memiliki jiwa kewirausahaan.

“Melalui kegiatan ini, kami memastikan setiap ide usaha mahasiswa benar-benar matang, inovatif, dan memiliki potensi berkembang. P2MW bukan sekadar kompetisi, melainkan proses pembelajaran nyata dalam membangun bisnis sejak dini,” ujarnya.

Senada dengan itu, Kepala Bagian Kemahasiswaan, Fajri Arif Wibawa, S.Pd., M.Pd., menegaskan bahwa pendampingan yang diberikan bersifat menyeluruh, baik dari sisi substansi maupun teknis.

“Kami mendampingi mahasiswa mulai dari penguatan ide hingga kesiapan pengunggahan proposal, sehingga menghasilkan proposal yang berkualitas dan berdaya saing nasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Unit Inkubator Bisnis UM Metro, Karnila Ali, B.Bus., M.P.A., menambahkan bahwa program ini menjadi pintu awal bagi mahasiswa untuk masuk ke dalam ekosistem kewirausahaan kampus.

“Kami siap mendampingi mahasiswa tidak hanya pada tahap proposal, tetapi juga dalam pengembangan usaha secara berkelanjutan hingga tahap scale-up,” jelasnya.

Antusiasme mahasiswa terlihat sepanjang kegiatan, ditandai dengan diskusi aktif, pertanyaan kritis, serta revisi proposal secara langsung. Hal ini mencerminkan keseriusan mahasiswa dalam mengembangkan potensi kewirausahaan mereka.

Melalui kegiatan ini, UM Metro berharap dapat menghasilkan proposal-proposal unggulan yang kompetitif di tingkat nasional serta berdampak nyata bagi masyarakat. Selain itu, program ini juga diharapkan mampu melahirkan wirausaha muda yang kreatif, inovatif, dan mampu menciptakan lapangan kerja.

Dengan terselenggaranya kegiatan ini, UM Metro kembali menegaskan perannya sebagai perguruan tinggi yang tidak hanya fokus pada akademik, tetapi juga pada pembentukan karakter mahasiswa yang mandiri, produktif, dan siap menghadapi tantangan dunia usaha di era global.